PT. Indoasean Teknologi Solusi (IT's) Studi Banding ke TPSA Cilowong, Serang

Pada hari Sabtu, 9 April 2022, Tim PT. Indoasean Teknologi Solusi (IT's) melaksanakan kunjungan dengan tujuan Studi Banding tentang Pengolahan Sampah di TPSA (Tempat Pengolahan Sampah Akhir) di Cilowong, Serang, Banten.

Studi Banding tersebut dilakukan dalam rangka mempelajari teknologi pengolahan dan pemusnahan sampah dengan menggunakan mesin IPI AWS (Advanced Waste Conversions System) yang pengendaliannya sudah otomatis menggunakan PLC. Bahkan pengendalian sudah terpusat di menara Control Room mengguakan HMI (Human Machine Interface). 

Lihat : Galeri Foto Studi Banding Pengolahan Sampah Cilowong, Serang

Studi Banding ini dilaksanakan terkait dengan rencana pengembangan dan instalasi pengolahan sampah yang serupa di daerah Jawa Tengah dengan kapasitas yang lebih besar; dan jumlah mesin yang lebih banyak. Dan peran serta PT. Indoasean Teknologi Solusi (IT's) lebih fokus dalam Instalasi PLC yang lebih baik dan efisien; baik dari sisi instalasinya maupun dari segi pemeliharaan nantinya.

Mesin AWS IPI telah teregistrasi di Kementrian KLH dan telah terbukti dalam mengatasi pencemaran lingkungan dalam pengolahan sampah dengan beberapa kelebihan, yaitu :

  •     Instalasi mudah dan dapat dioperasikan otomatis dengan menggunakan PLC.
  •     Mesin AWS IPI bukan incenerator konvensional, sehingga biaya operasional jauh lebih efisien.
  •     Dioksin tidak dihasilkan oleh teknologi pembakaran khusus yaitu menggunakan teknologi pyrolysis.
  •     Keluaran air panas dapat dimanfaatkan.
  •     Biaya investasi dan pemeliharaan yang cukup kompetitif.

 

Pengolahan Sampah di TPSA Cilowong dimulai dengan pengolahan sampah lama yang sudah bercampur dengan tanah melalui screen yang berputar; sehingg memisahkan tanah (kompos) dan sampah yang masih utuh. Tanah atau kompos diolah menjadi pupuk organik, dan sampah yang masih utuh dibawa menggunakan konveyor ke mesin pemusnah AWS. 

Pada proses pembuatan pupuk kompos terlebih dahulu dilakukan pengujian terhadap komposisi yang terkadung didalamnya, agar pupuk kompos yang akan dijual ke pasaran dapat memenuhi syarat sebagai pupuk bermutu dan berkualitas. Proses ini ditopang oleh adanya fasilitas laboratorium yang dapat menguji kualitas dari pupuk  kompos yang diproduksi.

Pengolahan sampah yang baru dilakukan dengan memasukkannya kedalam bin; keluar dari bin dipilah dengan menyisihkan sampah yang bersifat memilki nilai komersial. Sisanya kemudian dibawa dengan menggunakan konveyor ke mesin pemusnah AWS. Di TPSA Cilowong terpasang 4 (empat) buah mesin AWS 100 yang pengendaliannya menggunakan 5 (lima) buah PLC terintegrasi dan terkoneksi ke HMI yang ada di menara Control Room.

Pengolahan Sampah harus bersifat aman (tidak mencemari) bagi lingkungan tidak mengeluarkan polutan dan tidak berbau; disisi lain harus bersifat efisien dan jika memungkinkan menghasilkan by product yang memilki nilai komersial. Dan berdasarkan pengamatan bahwa TPSA di Cilowong sudah memenuhi kaidah tersebut. Namun demikian karena pemasangan instalasi masih bersifat baru; ada beban untuk pengolahan sampah yang sudah tertimbun lama.