Mechanical

Jasa Instalasi, Repair dan Replacement Sistem Hidrolikk (Hydraulic)

hidfrolik di industri

PT. Indoasean Teknologi Solusi (ITs), Cilegon melayani penyediaan dan pengadaan, instalasi, replacement dan repair Sistem Hidrolik (Hydraulic), serta penggantian komponen untuk kebutuhan industri terutama industri industri yang berada di Kawasan Industri Cilegon dan Serang.

Pengertian

Sistem hidrolik adalah teknologi yang memanfaatkan zat cair (fluida), biasanya oli hidrolik, untuk melakukan suatu gerakan baik lurus atau putaran. Sistem ini bekerja berdasarkan prinsip bahwa suatu zat cair yang diberikan tekanan, maka tekanan itu akan menjalar atau dapat ditransfer ke segala arah dengan tidak bertambah atau berkurang daya atau kekuatannya. Sistem hidrolik merupakan suatu sistem yang terdiri dari satu set komponen yang saling berhubungan yang mengangkut fluida bertekanan dan memanfaatkannya untuk kebutuhan gerakan. 

Dimana fluida penghantar ini dinaikan tekanannya oleh pompa generation, tekanan kemudian diteruskan ke silinder hidrolik dan aktuator melalui pipa-pipa saluran (pipe & hose) dan diatur melalui katup-katup (valve).  Gerakan  translasi batang  piston pada silider hidrolik yang berasal dari tekanan fluida pada ruang silinder dimanfaatkan untuk gerakan sesuai kebutuhan di industri gerakan lurus(maju dan mundur) ataupun putaran.

Ruang Lingkup

Ruang lingkup pekerjaan dan penyediaan serta penggantian komponen hidrolik yang dapat dilakukan cukup luas dan mencakup hampir keseleruhan sistem hidrolik; antara lain :

  1. Penyediaan Komponen Hidrolik
  2. Penggantian & Pemasangan Komponen Hidrolik
  3. Perbaikan Kebocoran
  4. Troubleshooting dan Perbaikan Malfungsi
  5. Piping & Hose
  6. Power Pack & Filter
  7. Pompa & Valve
  8. Silider & Aktuator

Keuntungan dan Kekurangan Sistem Hidrolik

Keuntungan

  • Sistem hidraulik menggunakan cairan yang tidak dapat dimampatkan yang menghasilkan efisiensi yang lebih tinggi.
  • Sistem hidraulik memberikan output daya yang konsisten tidak seperti pada sistem pneumatik atau sistem penggerak mekanik.
  • Sistem hidraulik menggunakan cairan inkompresibel densitas tinggi. Kemungkinan terjadinya kebocoran lebih kecil dibandingkan dengan sistem pneumatik,sehingga biaya perawatan lebih sedikit.
  • Sistem hidraulik bekerja dengan baik dalam kondisi lingkungan yang panas.

Kekurangan

  • Material tangki penyimpanan, perpipaan, silinder dan piston dapat terkorosi oleh cairan hidrolik. Oleh karena itu diperlukan akurasi dalam memilih bahan dan cairan hidrolik.
  • Berat rangkaian struktur dan ukuran sistem lebih lebih besar sehingga tidak cocok untuk instrumen yang lebih kecil.
  • Kotoran kecil (misalnya: serpihan logam) dalam cairan hidrolik secara permanen dapat merusak sistem, oleh karena itu diperlukan ketelitian dalam penggunaan filter yang sesuai.
  • Kebocoran cairan hidrolik merupakan masalah kritis; maka harus dilakaukan pencegahan dengan metode yang tepat.
  • Cairan hidrolik, jika tidak dibuang dengan benar, dapat berbahaya bagi lingkungan.

Komponen Hidrolik

Komponen dalam sistem hidolik yang terintegrasi sedemikian rupa untuk tujuan menghasilkan tenaga gerak yang dimanfaatkan dalam indiustri; terdiri dari :

  • Power Pack
  • Pompa
  • Sistem Pipa dan Hose
  • Valve
  • Silinder Hidrolik dan Aktuator
  • Alat Kontrol

Masing masing komponen memilki jenis dan bagian komponen lainnya; misalnya Power Pack terdiri dari tanki, pompa (reservoir), filter oli, kontrol takanan, dll. Valve terdiri dari berbagai jenis valve tergantung pada tujuan dan kegunaannya didalam sistem; Directional Control Valve, Solenoid Valve, Relief Valves, Sequence Valves, Counterbalance Valves, Unloading Relief Valves, Pressure Reducing Valves/Pressure Reducing and Check Valves, dll.

sistem-hidrolik

Kerusakan pada Sistem Hidrolik di Industri

Sistem Hidrolik di Industri akan mengalami berbagai masalah terutama jika sistem perawatan atau pemeliharaan tidak berjalan semestinya; beberapa hal yang umum terjadi antara lain :

  • Kebocoran
  • Adanya udara yang masuk dan terjebak dalam sistem
  • Adanya air yang masuk dan terjebak dalam sistem
  • Korosi
  • Kontaminasi Oli
  • Timbulnya panas yang berlebih
  • Pompa tidak berfungsi mengalirkan fluida
  • Pompa bising (kavitasi)
  • Pompa mengandung udara
  • Valve tidak berfungsi
  • Tekanan terlalu rendah
  • Silinder dan Aktuator tdk berfungsi
  • Level Oli tidak semestinya

Seperti halnya dalam sistem kelistrikan, sistem pneumatik dan sistem yang lainnya; untuk mencari penyebab dan menyelesaikan permasalahan dalam sistem hidrolik dilakukan dengan aktifitas Troubleshooting.

Prinsip dari aktifitas troubleshooting adalah mendiagnosa dari masalah umum terlebih dahulu, kemudian mempersempit diagnosa tersebut ke faktor yang lebih sempit dan spesifik, lalu mencari jalan keluar dan memperbaikinya. Untuk menyelidiki permasalahan dalam sistem hidrolik dapat menggunakan tahapan aktifitas troubleshooting sebagai berikut :

  1. Kumpulkan data dan informasinya.
  2. Pahami kerusakan atau malfungsinya.
  3. Identifikasi parameter mana yang perlu dievaluasi terkait malfungsi yang ada.
  4. Identifikasi sumber masalahnya.
  5. Memperbaiki sistem/mengganti komponen.
  6. Verifikasi perbaikan.
  7. Lakukan analisis akar penyebab.

 


 

 

 

 

© 2023 IT's. Designed By JoomShaper

PT. INDOASEAN TEKNOLOGI SOLUSI
Komplek Ruko Bonakarta No A30 Lt. 3
Masigit, Jombang
Cilegon 42414, Banten
INDONESIA
📧 : info@indoaseanits.com

Integrity, Totallity, & Solution